Kirim Berita

MENKOMINFO : PERKEMBANGAN PERS SANGAT MAJU

           Palembang, 8/2/2010 ( Kominfo-Newsroom ) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tafitul Sembiring mengatakan, perkembangan pers di Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang sangat maju, khususnya dalam penyampaian informasi yang sangat cepat dengan durasi waktu yang sangat singkat.

            “Di era globalisasi saat ini, pers memberikan pengaruh yang sangat signifikan, dan diharapkan tuntutan serta pertikaian yang terjadi dapat diselesaikan melalui UU Pers,“ katanya pada Konversi Media Massa Nasional 2010 di Palembang, Senin ( 8/2 ).
          Konvensi tersebut diselenggarakan Persatuan Wartawan indonesia (PWI) Pusat, sebagai salah satu dari rangkaian acara menyambut Hari Pers Nasional 2010 yang diselenggarakan di Palembang.
          Hadir dalam konvensi tersebut antara lain Ketua Umum PWI Pusat H. Margiono, dan beberapa tokoh perse, yaitu Rosihan Anwar, Sabam Siagian, Agung Adi Prasetyo, Asro Kamal Rokan dan lebih dari 200 tokoh pers nasional dan daerah.
          Menkominfo mengimbau media massa membuat agenda dalam memperkuat karakter bangsa pembacanya melalui pilihan berita atau konten yang mencerahkan.
          “Setelah menikmati kebebasan pers, mari direnungkan, selanjutnya apa yang akan kita perjuangkan bersama?" katanya.
          Menkominfo berpendapat, semua pihak, termasuk pers, memiliki tanggung jawab untuk turut membangun sebuah masyarakat baru dan menentukan wajah Indonesia di masa depan.
          Konvensi Media Massa Nasional 2010 itu bertema “Masa Depan Pers Indonesia dan Pemberantasan Korupsi”, menghadirkan para pembicara  Agung Adi Prasetyo, Malik Sjafei, Fofo Santoso, dan Kapolri Jendral (Pol) Bambang Hendarso Danuri.
          Kemudian juga Jaksa Agung Hendarman Supandji, Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean, Margiono, Karni Ilyas, Leo Batubara, Gubernur Sulsel Alex Noerdin dan Staf Khusus Kepresidenan Deny Indrayana.
          Puncak Hari Pers Nasional 2010 akan diselenggarakan 9 Februari 2009 dan akan diisi pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kemudian dilanjutkan dengan kuliah perdana Presiden pada sekolah jurnalisme yang dirintis Dewan Pers dan PWI Pusat di Palembang.  (T.Gs/ysoel)


<<< Kembali ke halaman sebelumnya 
 
   COPYRIGHT� 2005 DEPARTEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA, BADAN INFORMASI PUBLIK