Kirim Berita

WAPRES TERIMA LAPORAN KAPOLRI JENAZAH TERORIS ADALAH DULMATIN

            Jakarta, 10/3/2010 (Kominfo – Newsroom) – Wakil Presiden Boediono mengemukakan, sesuai laporan Kepala Kepolisian RI (Kapolri), bahwa salah satu dari tiga jenazah yang tewas dalam operasi pemberantasan terorisme di Pamulang, Banten, Selasa (9/3) kemarin, adalah Dulmatin.

            “Baru saja saya mendapatkan laporan dari Kapolri Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri mengenai hasil-hasil operasi yang dilaksanakan Polri untuk memberantas terorisme di Pamulang,” kata Wapres Boediono saat menggelar jumpa pers di Sekretariat Wapres di Jakarta, Rabu (10/3).
            Dari laporan tersebut, diinformasikan oleh Kapolri bahwa salah satu dari tiga jenazah yang tewas adalah Dulmatin berdasarkan pengujian laboratorium forensik dan tes DNA.
            “Dan saya sudah dapatkan laporan, dari tiga jenazah yang diidentifikasi  antara lain dengan pengunjian DNA, salah satu diantaranya adalah jenazah Dulmatin,” kata Wapres yang didampingi Kapolri dan Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat.
            Atas keberhasilan Polri tersebut dalam melaksanakan upaya pemberantasan terorisme, Wapres atas nama pemerintah menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada aparat kepolisian beserta unsur-unsur yang terkait.
            “Saya ingin sampaikan juga apresiasi pemerintah kepada Polri beserta instansi-instansi pemerintah yang mendukung operasi ini termasuk masyarakat,” ujarnya.
            Menurut Wapres, atas keberhasilan ini Polri tetap akan melakukan operasi lanjutan guna menumpas tuntas terorisme di Indonesia. “Operasi tentunya akan berlanjut terus,” katanya.
            Wapres mengimbau kepada masyarakat untuk mendukung penuh Polri dalam melaksanakan tugasnya untuk mengamankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Terakhir saya ingin mengimbau kepada masyarakat, supaya mendukung penuh Polri dalam menuntaskan tugas mulia kita untuk mengamankan negara kita,” katanya.
            Kapolri sendiri mengundang rekan-rekan wartawan untuk mengetahui secara lengkap baik gambar dan data tentang jenazah yang tewas. “Ingin lebih lengkap, saya tunggu di Mabes Polri. Ada data lengkap dan gambar,” ujarnya. (T.ww/toeb)


<<< Kembali ke halaman sebelumnya 
 
   COPYRIGHT� 2005 DEPARTEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA, BADAN INFORMASI PUBLIK